Jumat, 27 Februari 2015

Kelemahan peternak semut kroto

Kelemahan peternak semut kroto - Apa yg bikin Anda tertarik pelihara semut? Apakah beternak semut itu gampang?
Pada awal mulanya mungkin saja bakal terdapat banyak rekan yg gerah membaca tulisan ini, namun untuk perkembangan kita berbarengan, keringanan untuk pemula serta keberlangsungan peternak yg telah eksis bersusah payah mengawali usaha, saya bakal tuliskan bbrp hal yg mungkin saja dapat Njenengan buat jadi pertimbangan saat sebelum menginvestasikan banyak duit serta saat untuk mengawali usaha beternak semut kroto.

Dr kenyataan di lapangan, tak tahu beberapa ratus atau bahkan juga beberapa ribu orang yg telah bertandang di kandang KrotoJogja dr sisi semangat pantas saya acungi jempol. Serta tak dapat disangkal beberapa besar dr mereka datang lantaran terbawa arus booming semut kroto. Beberapa telah berbekal membaca dr buku atau dr internet perihal budidaya semut kroto. Serta dr beberapa ratus yg datang itu, beberapa ratus juga saya mentahkan. Apakah itu?

1. Perihal hasil kroto
Rata-rata orang yakin bahwa dalam satu toples sosis dapat membuahkan 1/2 ons kroto setiap bln.. Tak tahu drmana asal muasal pendapat ini, tp demikian merebak di kelompok peternak pemula. Yg terang bbrp oknum berniat membiarkan anggapan ini untuk keuntungan mereka.
Lantas berapakah hasil kroto dr setiap toples semut? Benar 1/2 ons. Bahkan juga lebih. Namun, tak seluruhnya. Dr beberapa ratus toples di rack, tak kian lebih 10% yang memiliki berat 1/2 ons. Cuma sebagian toples yg terdapat di sudut atau tepi rack yg terisi penuh, krn ada kecenderungan semut utk menghuni sarang yg dekat dgn jalur terlebih dulu. Aspek lain dr hasil kroto terkecuali design media juga pakan, lingkungan, jumlah ratu, suhu, serta lain sebagainya.
Dr pengalaman ternak saya yg notabene telah kian lebih lima th. serta dgn perbandingan suhu di sebagian tempat, hasil kroto dalam satu toples sosis yaitu 0. 10 hingga 0. 55 ons. Serta itu tak dapat kita kalkulasi rata-rata lantaran grafik paling besar ada pada kisaran 0. 30 ons ke bawah. Jadi, janganlah coba-coba mengawali budidaya semut kroto dgn mengajukan proposal pendanaan berdasar pada hitungan dr orang yg memakai dana anda.

2. Perihal beternak semut kroto tanpa ada ratu
Saya sangka telah cukup terang dalam artikel ‘fungsi ratu’, serta juga sebagai bahan pertimbangan perihal jumlah ratu bahwa lantaran perubahan populasi semut pekerja/perawat sangatlah cepat jadi jumlah ratu pada awal kita budidaya sudah pasti jadi sangatlah kurang dalam bulan-bulan selanjutnya. tersedianya ratu serta atau ketakutan penjual bibit bakal ketertarikan pembelilah yg mendorong pendapat beternak semut kroto dan jual bibit kroto tanpa ada ratu bisa sukses. Lebih rumit lagi bukan?

3. Perihal toples sosis juga sebagai media budidaya
Kita pernah membahas dalam artikel media budidaya, bahwa semut tidaklah pemilih dalam soal media untuk sarang. Pemakaian media didasari atas mudahnya kita mencari media itu serta mudahnya pengelolaan termasuk juga panen serta pembersihan. Paralon, bambu, besek, kardus atau apa pun semasing memiliki kekurangan serta kelebihan. memakai toples sosis cuma untuk pengiriman bibit, krn packing kuat, gampang didapat serta ukurannya di ketahui umum. Toples juga gampang diawasi hingga berlangsung transparansi pada penjual serta konsumen.

4. Perihal continuitas hasil panen
Kesinambungan panen sampai kini dipercaya bahwa dr tiap-tiap koloni yg kita kembang-biakkan bakal terus-menerus membuahkan kroto tanpa ada mengetahui musim. Hal semacam ini yaitu salah besar. Hasil kroto bagus di saat musim penghujan mencapai bln. ke-2 hingga sepertiga akhir musim kemarau. Di luar musim ini hasil kroto alami penurunan mencolok karena nampak calon ratu serta drones atau pejantan. Tata cara menangani musim ini bakal kami ulas dalam artikel setelah itu.

5. Perihal kandang
Banyak iklan perihal usaha budidaya semut kroto yg menonjolkan bahwa seakan-akan semut tak memerlukan banyak tempat, dapat ditempatkan dimanapun serta seakan-akan dapat dikesampingkan. Kandang budidaya semut kroto yg benar sebaiknya terisolir, tak terganggu serta lantaran membahayakan automatis mesti ditempatkan sendiri terlepas dr kegiatan tempat tinggal. Pemakaian mesin serta obat-obatan ataupun pewangi dalam tempat tinggal sangat mengganggu semut.

6. Perihal Pakan
Hasil kroto sangat tergantung dr pakan. Dalam rumus FCR, sudah pasti utk jumlah berat hasil yg kita kehendaki memerlukan berat pakan satu atau bbrp kali jumlah beratnya. Akan tidak mungkin saja kita memperoleh sekilo kroto bila jumlah pakan tak sepadan atau lebih. Dapat kita logika drmana aslinya. Bakal kami bahas sesudah ini.

Terdapat banyak kekurangan peternak semut kroto yg tidak bisa kami bahas satu per satu, semoga kurun waktu yg lain bisa kami kemukakan. Monggo dipelajari dahulu dgn cermat, upayakan lihat peternakan yg telah jalan juga sebagai rekomendasi budidaya, serta janganlah gampang tergiur dgn iming-iming perihal keringanan beternak serta hasil kroto, lantaran semut adalah ternakan yg tak umum. Hasil dr ternak semut nyaris tidak jauh lain dgn ternak lain biasanya, makin besar akhirnya automatis makin banyak kemungkinan serta modal tak tahu itu saat ataupun dana. Mari kita lebih bijak menanggapi..

Kunjungi kandang KrotoJogja untuk rekomendasi saat sebelum budidaya. Tak dipungut cost.

2 komentar:

  1. thanks infonya Bisnisnya. Bisnis jual bibit ini sangat menjanjikan kedepannya.
    Hal ini lantaran permintaan bibit tanaman ini masih sangat besar.
    Untuk saat ini penjual bibit tanaman atau lainnya ini juga selalu di cari baik untuk reboisaasi atau lainnya. tetapi budidaya belum banyak.
    seperti bibit jahe merah, bibit kroto , bibit kelapa kopyor di pasaran permintaannya masih tinggi.
    Dan harga jahe merah, harga kroto , harga kelapa kopyor cenderung selalu naik.
    Mungkin karena yang budidaya jahe merah, budidaya kroto , atau ternak kroto , bibit kelapa kopyor masih sangat sedikit.
    Tentu ini adalah usaha rumahan , atau usaha sampingan yang sangat mengiurkan
    .


    BalasHapus